RSS

Membaca?? bisa??

“Jika kau ingin melihat dunia, membacalah! Dan jika kau ingin dunia melihatmu, maka menulislah!”

Setiap dari kita, dianugerahi pikiran yang hebat oleh Allah SWT untuk kita bertahan hidup didunia ini. Namun, banyak orang yang tidak memaksimalkan anugerah Allah tersebut, memilih menjadi pemalas, memilih menjadi bodoh (menurut saya bodoh itu bukan takdir Allah ) Dll. sebenarnya, pikiran manusia bisa dilatih menjadi baik seperti yang diinginkan, menjadi pintar, cerdik, pekerja keras, cerdas, kreatif, tapi hanya sedikit orang yang MAU berusaha menjadi yang diinginkan. Inilah yang membuat masih banyak sekali yang yang tidak mau membuka pikiran terhadap hal hal baru yang ada disekitarnya. Dan tidak banyak pula yang berusaha membuka pikiran mereka dengan membaca, inilah bibit kebiasaan yang seharusnya dan memang harus ditanamkan kepada manusia dibelahan bumi manapun. Padahal dengan membaca, kita bisa mengetahui banyak hal yang mungkin tidak kita dapatkan dibangku sekolah.

Membaca merupakan suatu cara untuk mendapatkan informasi dari sesuatu yang tertulis. Demikian definisi membaca menurut Wikipedia. Secara arti luas, membaca bisa juga diartikan tidak hanya mendapatkan informasi dari sesuatu yang tertulis, tapi juga mendapatkan informasi dari apa yang terlihat oleh mata, yaitu membaca situasi. Aktifitas bercakap cakap dengan penulis ini sangat diperlukan oleh semua orang tidak terkecuali, entah itu anak tukang becak ataupun anak Presiden. Semua orang pasti membutuhkah ini. Membaca sendiri mempunyai manfaat yang sangat besar bagi kehidupan membaca. Bagaimana kerja keras pemerintah untuk mengentaskan masyarakat Indonesia dari buta huruf, sangat luar biasa, artinya pemerintahpun menyadari pentingnya membaca oleh suatu kehidupan berbangsa dan bernegara. Ketika Jepang pada tanggal 6 dan 9 Agustus luluh lantak oleh Bom Atom, yang pertama dibangun oleh perdana menteri jepang adalah perpustakaan dan instansi instansi sekolah. Dan sekarang mari kita lihat, betapa majunya Jepang pada saat ini. Ini membuktikan bahwa membaca adalah hal yang sangat sangat powerful. Tak heran jika ada pepatah yang mengatakan bahwa buku adalah jendela dunia, memang benar adanya, dengan membaca buku, kita bisa mengetahui apa yang tidak diketahui, bisa menjelajah tanpa harus berjalan ketempat tujuan, bisa mengetahui tempat tempat yang bahkan belum kita jelajalahi, bisa mengetahui sejarah yang bahkan jauh sebelum kita lahir. Itu semua adalah the Power Of reading.

Analoginya, membaca adalah mengumpulkan makanan sebanyak banyaknya sebelum musim dingin datang, sebagai persiapan menyambut musim dingin dimana dimusim dingin kita sudah tidak bisa lagi keluar untuk mencari makanan. Sama dengan membaca, mengumpulkan pengetahuan pengetahuan yang suatu saat dizaman yang semakin keras, akan kita butuhkan keberadaannya. Itulah hebatnya, kita bisa mengetahui banyak hal. Dan yang perlu diketahui, semakin kita tahu sesuatu, semakin kita menyadari betapa bodohnya kita, karena masih banyak sekali hal yang belum kita ketahui tanpa membaca. Nah inilah yang disebut “jika kau ingin mengathui dunia, maka membacalah”

Setelah kita banyak membaca, hakikatnya kita mempunya segudang pengetahuan untuk dituangkan dalam bentuk tulisan, banyak orang mengeluh ketika hendak menulis, “aku tidak ada ide” Dll, padahal untuk mendapatkan ide, seseorang harus mempunyai input berupa pengetahuan, darimana? Dari membaca, tidak hanya membaca buku, membaca situasi juga bisa jadi diperlukan. Ketika seseorang sudah memiliki pengetahuan didalam otaknya, maka ide yang mereka butuhkan sangatlah mudah didapat.

Jadi menulis dan membaca adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan, ketika kita ingin menulis, maka sebelumnya kita harus membaca, semakin banyak hal yang kita ketahui, semakin mudah pula kita menuangkan sesuatu dalam bentuk tulisan. Tetapi tidak serta merta kita bisa  menulis dengan sangat indah, ini perlu dilatih. Semakin sering menulis, semakin kita tahu mana diksi yang baik dan cocok. Semakin indah pula tulisan kita. Sekian, semoga kita bisa giat belajar menulis (^^

 

 
Leave a comment

Posted by on January 12, 2014 in Uncategorized

 

Tags: , , , , ,

Living the peaceful life | earth’s for future generation

When I was child, I used to see the birds flying around my home whistling beautifully. My father and I used to fish in the river where we could get so many fish and play clear water together. Every time we walked down the street, we saw the green trees besides the road. It was 12 years ago. The earth was still green and fresh. When we still lived coexist with nature.

But now is different, I rarely see the birds even flying around my home. The river is full of waste, brown, and smells not good. Yes, that’s a small part of our current environmental conditions.

These changes in this 21st century give imbalances for the organism in the entire world. As the time goes by, the mankind also starts to search a very efficient and easy way to utilize the environment to produce the complex needs. The steps start from Industrial revolution in England that clearly gives the benefits for the mankind as the environmental consumer. and then it changes to the definite step towards environmental damage, like loss of water resources, air and soil, ecosystem damage, and extinction of flora and fauna. So this is the reason why the people should keep the environment as best as they can. But, the fact we can see the opposite of we expected. People are so greedy without thinking the effect of this attitude. People are so greedy that they always continually take the natural resources without caring the effects. It’s so heartbreaking. They don’t think this will be affect to the future generation’s life, their grandchildren.

By this attitude, there are so many environmental issues that should be overcome appear such as: climate changes, biodiversity problem, waste, illegal logging and so on.

Nowadays, Global warming or climate change is a hot topic to discuss in the society. Global warming or climate change is a condition which the temperature is getting higher and higher. It is caused by green house gasses. The earth is getting hotter and hotter as the time goes by. It affects on many aspects of life, such as Forest burned, melting the iceberg, the surface of ocean is getting lower, Hurricane, and extinction of species (biodiversity problem) and so on. How can climate change affect biodiversity? From a human perspective, the rapid climate change and accelerating biodiversity loss risks human security (e.g. a major change in the food chain upon which we depend, water sources may change, recede or disappear, medicines and other resources we rely on may be harder to obtain as the plants and fauna they are derived from may reduce or disappear, etc.)

It’s really terrible. Still there are many problem faced by this earth such as Waste. Waste is minor problem. But it’s not to be underestimated. Because the waste also one of the cause of environmental damage.

We as the youngster should care more about this problem faced by our environment, here some preventive ways.

  1. Using public transportation

Using public transportation is one of preventive ways to decrease the air pollution. As we know that carbon emission is able to damage our ozone layer. This makes the temperature of the earth higher.

  1. Save paper

Paper is made from pulp. Pulp? Yeah pulp from trees. To make some paper we need wood 15-20 cm(diameter) and 40 meters high, the water and energy. While the production creates emission and waste. You see? To make 1 ton pulp we need 4.6 m3 woods. The more paper used, the more trees are cut.

  1. Decrease using of plastic bag

Plastic cannot be described in the soil for years. And if it is in the soil, it will make soil pollution that makes another organism affected by its chemical substance.

  1. Go green

Plant trees as many as possible.

  1. Bike to work

It’s also able to decrease carbon emission

  1. Recycle

Recycle anything can be recycled, so the waste is decreased.

  1. Throw the rubbish in the rubbish pan

This is the most important think. Behave ourselves to throw the rubbish in the pan. So that we live in a clean environment.

Think green and be a GREEneration  !

 
Leave a comment

Posted by on December 20, 2013 in Uncategorized

 

Tags: , , , ,

Let’s learn Japanese~

POLA KALIMAT DASAR (Source: ShinjukuCenter)
 
 

kali ini, kita akan mulai mengenal bentuk kalimat dalam bahasa jepang. Kita mulai dari belajar membentuk pola kalimat dasar Bahasa Jepang.

Baiklah, kita mulai saja.

Seperti dalam Bahasa Indonesia, kalimat lengkap akan terdiri dari SUBYEK + PREDIKAT + OBYEK + KETERANGAN atau disingkat dengan SPOK.

Pada pelajaran kali ini, kita akan membahas pola kalimat yang paling sederhana dalam Bahasa Jepang yang terdiri dari SUBYEK + PREDIKAT saja.

Pola kalimatnya adalah sebagai berikut :


I. SUBYEK WA PREDIKAT DESU.

Keterangan :

>> wa adalah partikel untuk menunjukkan bahwa kata yang ada di depannya adalah SUBYEK KALIMAT (baca lagi pelajaran 7).
>> desu adalah penutup kalimat yang predikatnya selain kata kerja (baca lagi di tambahan pelajaran 7).

Contoh :
+ watashi wa gakusei desu. = saya (adalah) pelajar.
+ yamada-san wa kaisha’in desu. = yamada karyawan perusahaan.
+ watashi wa 17-sai desu. = saya (umurnya) 17 tahun.
+ watashi wa indoneshia-jin desu. = saya orang indonesia.


II. SUBYEK WA PREDIKAT JA ARIMASEN.

Jika desu di pola kalimat di atas diganti dengan ja arimasen, kalimatnya menjadi kalimat negatif/penyangkalan. 

+ watashi wa gakusei ja arimasen. = saya BUKAN pelajar.
+ yamada-san wa kaisha’in ja arimasen. = yamada BUKAN karyawan perusahaan.
+ watashi wa 17-sai ja arimasen. = saya (umurnya) BUKAN 17 tahun.
+ watashi wa indoneshia-jin ja arimasen. = saya BUKAN orang Indonesia.


III. SUBYEK WA PREDIKAT DESU KA.
=== + Hai, PREDIKAT desu.
=== + iie, PREDIKAT ja arimasen.

Jika di belakang desu diberi partikel ka, kalimat tersebut menjadi kalimat pertanyaan. Jawaban dari kalimat pertanyaan di atas bisa dengan hai (= ya) atau iie (= bukan/tidak).

Contoh jawaban yang menggunakan hai :
——————————————————
+ A : anata wa gakusei desu ka. = apakah kamu pelajar?
= B : hai, (watashi wa) gakusei desu. = ya, (saya) pelajar.

Ket : untuk menjawab pertanyaan dari A, supaya lebih singkat, bisa langsung saja sebut PREDIKAT-nya tanpa perlu menambahkan SUBYEK-nya (watashi wa) seperti contoh di bawah ini :

+ A : yamada-san wa kaisha’in desu ka. = apakah yamada karyawan perusahaan?
= B : hai, kaisha’in desu. = ya, (dia) karyawan perusahaan.

+ A : anata wa 17-sai desu ka. = apakah kamu (umurnya) 17 tahun?
= B : hai, 17-sai desu. = ya, (umur saya) 17 tahun.

+ A : anata wa indoneshia-jin desu ka. = apakah kamu orang Indonesia?
= B : hai, indoneshia-jin desu. = ya, orang indonesia.

Contoh jawaban yang menggunakan iie :
——————————————————
+ A : anata wa gakusei desu ka. = apakah kamu pelajar?
= B : iie, gakusei ja arimasen. = BUKAN, (saya) bukan pelajar.

+ A : yamada-san wa kaisha’in desu ka. = apakah yamada karyawan perusahaan?
= B : iie, kaisha’in ja arimasen. = BUKAN, (dia) bukan karyawan perusahaan.

+ A : anata wa 17-sai desu ka. = apakah kamu (umurnya) 17 tahun?
= B : iie, 17-sai ja arimasen. = BUKAN, (umur saya) bukan 17 tahun.

+ A : anata wa indoneshia-jin desu ka. = apakah kamu orang Indonesia?
= B : iie, indoneshia-jin ja arimasen. = BUKAN, (saya) bukan orang indonesia.

Ket : untuk menjawab pertanyaan dari A dan jawabannya adalah BUKAN, maka di awal kalimat harus memakai iie dan di akhir ditutup dengan ja arimasen

(NB = Ja arimasen bisa diganti dengan dewa arimasen. Perbedaannya adalah, ja arimasen biasanya digunakan untuk percakapan sehari-hari sedangkan dewa arimasen biasanya digunakan untuk hal-hal sifatnya resmi dan baku/kaku.)


::: TAMBAHAN :::

UMUR

Untuk menyebutkan umur, caranya gampang sekali yaitu dengan menyebutkan ANGKA (baca lagi pelajaran sebelumnya + SAI saja. Meskipun begitu, ada pengecualian cara bacanya.

Contoh :

:: ISSAI = (umur) 1 tahun.
:: NI SAI = 2 tahun.
:: SAN SAI = 3 tahun.
:: YON SAI = 4 tahun.
:: GO SAI = 5 tahun.
:: ROKU SAI = 6 tahun.
:: NANA SAI = 7 tahun.
:: HASSAI = 8 tahun.
:: KYUU SAI = 9 tahun.
:: JUSSAI = 10 tahun.

Umur yang jumlahnya lebih dari di atas, penyebutannya sama yaitu ANGKA + SAI, tapi satuannya harus mengikuti penyebutan di atas (khususnya pada penyebutan pengecualiannya).

Contoh :
+ umur 13 tahun = juu san sai
+ umur 28 tahun = ni juu hassai
+ umur 40 tahun = yon jussai

NOTE : 
+ Khusus umur 20 tahun, penyebutannya tidak memakai akhiran ~SAI tapi memiliki penyebutan khusus yaitu HATACHI.
+ Untuk menanyakan umur, KATA TANYA-nya adalah NAN SAI (= berapa umurnya).

Contoh :
+ A : anata wa NANSAI desu ka.
= B : (watashi wa) 16-sai desu.

+ A : yamada-san wa NANSAI desu ka.
= B : HATACHI desu.

ORANG

Untuk menyebut ORANG ~ (dari negara atau daerah tertentu), kita tinggal menyebutkan NAMA NEGARA/DAERAH diikuti akhiran ~JIN (= orang).

Contoh :
indoneshia-jin = orang Indonesia.
nihon-jin = orang Jepang.
jawa-jin = orang Jawa.
dan sebagainya.

 
Leave a comment

Posted by on October 24, 2013 in Uncategorized

 

Tags: , , , ,

Budaya Nyampah (`Δ´)!

Foto 0485

(gambar ini saya ambil sesaat setelah acara dikampus selesai sekitar 3 hari yang lalu)

Budaya Nyampah….

“membuang sampah pada tempatnya itu adalah yang sepele, tapi tidak untuk disepelekan”

memang, membuang sampah pada tempatnya itu adalah hal yang sangat sepele, tapi banyak orang yang mengabaikan. ambil saja satu contoh kecil, disebuah acara di salah satu kampus. setelah acara usai, bisa dipastikan banyak sekali sampah “berkeliaran”, ini kampus lho, yang notabene penghuninya adalah mahasiswa yang katanya ‘agent of change‘ tapi masih banyak sekali yang malas membuang sampah di tong sampah yang disediakan, tidak hanya di situ, masih banyak sekali tempat-tempat lain dimana sampah berkeliaran bebas 😀 ini sangat memprihatinkan. bagaimana bisa begitu? I’m always wondering why this happens. ditempat-tempat wisata yang pernah saya kunjungi masih banyak ditemukan orang yang buang sampah sembarangan, padahal ada tempat sampah dan lokasinya pun tidak jauh berkilo-kilo meter dari tempat mereka berpijak 😀 ini sangat menyebalkan, and I feel so annoyed with this activity,  gak lihat apa dideketnya ada tempat sampah. (sebel saya) 😀 hha

kenapa ini bisa terjadi? kenapa nyampah menjadi “budaya”?

mari kita selidiki! 😀 :p

pertama, faktor-faktor penyebab nyampah:

  1. tidak terbiasa; ( ohh maan >_<) klise sekali alasannya, salah satu faktor orang membuang sampah sembarangan adalah tidak terbiasa, karena “mungkin” sejak zaman penjajah mereka terbiasa buang sampah dimanapun mereka berpijak 😀 hah~ sucks, mungkin juga mereka (yang buang sampah sembarangan) tidak diajari oleh orang tua dan guru-guru mereka bahwa membuang sampah sembarangan itu bisa menyebabkan banjir, penyakit, bau tidak sedap, tidak enak dipandang, dan bisa juga membuat orang lain Galau 😀
  2. Tidak ada tempat sampah; mungkin saja karena tidak ada tempat sampah, mereka “terpaksa” membuang sampah dimanapun mereka suka, tapi ini kemungkinan kecil, karena hampir semua tempat bisa dipastikan ada tong sampah lhooo.
  3. Malas; sudah ada tempat sampah didepan mata, jaraknya tidak berkilo-kilo meter dari mereka (hyperbole :D), ada Papan peringatan juga “Dilarang buang sampah disini” atau “buanglah sampah pada tempatnya” tapi tetap saja, Throw the rubbish everywhere their feet step. miris sekali kalau melihat hal ini. ini penyakit yang harus segera dibasmi tuntas, 😀 (caranya?? )
  4. Ikut-ikutan; “dia buang sampah disini, aku juga deh kalau gitu”  ada sebagian orang yang ngikut seperti itu, Orang tua membuang smapah sembarangan, anaknya melihat ini dan berfikir bahwa membuang sampah sembarangan adalah hal yang lumrah dilakkan oleh orang dewasa, anak-anak akan ngikut 😀 menurut saya ini adalah hibrida dari “malas” dan “tidak terbiasa” 😀

that’s it! itu semua adalah penyakit, virus yang harus dibasmi 😀 caranya bagaimana?

  1. 3M (Mulai dari diri sendiri, Mulai dari yang kecil dan Mulai dari sekarang); kalau bukan kita, siapa lagi? mulailah dari diri sendiri, saatnya merasa malu jika mambuang sampah sembarangan, apalagi kita yang sudah pernah “Makan Bangku Sekolah” atau well-educated harusnya lebih paham akan dampak-dampak dan bahayanya. mulailah dari yang kecil, misalkan; makan permen, meskipun bungkusnya kecil, tapi tetap saja namanya sampah, dan harus dibuang ditempatnya. kemudian, ketika berjalan kita melihat sampah, ambil dan buang ditempat sampah, setidaknya dari hal-hal kecil yang dapat kita lakukan bisa membawa perubahan besar nantinya. :), dan Mulailah dari sekarang; kalau tidak sekarang, kapan lagi?
  2. memberi contoh kepada orang lain; kita juga bisa memberi contoh kepada orang lain dengan membuang sampah pada tempatnya. ketika kita berjalan menuju kelas atau kantor, disepanjang jalan kita menemukan 1 atau 2 sampah, kita ambil dan buang, tidak usah takut dibilang pemulung atau tukang sampah 😀 bisa jadi hal ini menginspirasi orang lain untuk buang sampah ditempatnya, atau membuat mereka malu pada diri mereka sendiri. sehingga mereka bisa membangun self-awareness mereka. that’s it. simple kan?
  3. mengingatkan; ketika kita melihat kerabat dekat, teman dekat, keluarga, atau orang lain, ingatkan dengan cara yang lembut dan sopan 😀 beritahu mereka dimana tempat sampahnya, mungkin saja mereka tidak tau. 😀
  4. mengajarkan kepada anak-anak sejak dini; membiasakan mereka, menanamkan nilai nilai kebersihan sejak dini, ini dapat mencetak belief system mereka bahwasannya hidup bersih itu wajib, begitu pun dengan buang sampah pada tempatnya. karena pada usia dini, anak-anak akan mudah menyerap apa yang mereka lihat dan dengar, jika mereka dibiasakan melakuakan kebaikan, maka sampai dewasa pun mereka akan begitu. jika semua orang tua di Indonesia mengajarkan buang sampah pada tempatnya, maka 5 – 10 tahun Indonesia akan menjadi negara yang bersih.
  5. sediakan Plastic bag atau kresek didalam tas, antisipasi jika tidak ada tempat sampah, maka kita bisa menyimpan dulu disalam plastic bag, kemudian dibuang ketika kita sudah ada tempat sampah 😀 saya selalu membawa plastic bag, sehingga adik saya yang berumur 6 tahun sudah terbiasa dengan hal-hal seperti itu, sedikit bercerita yah, ketika kami jalan-jalan ditaman, kami tidak menemui tempat smapah, pada saat itu adik saya membawa makanan dan ingin membuang bungkusnya, tapi karena tidak ada tempat sampah, dia memasukkan bungkus plastiknya disaku samping tasnya, tanpa saya suruh. point 4’s proven  😀

sudah saatnya kita punya rasa malu dan self-awareness terhadap budaya hidup sehat dan bersih. bayangkan saja jika 200 juta penduduk indonesia membuang sampah sembarangan, it’s a nightmare, right?

selain itu, beberapa tips-tips mudah yang bisa kita lakukan untuk mengurangi budaya nyampah:

  • Kumpulkan sampah pada tempatnya, jangan membuang sampah sembarangan. Membuang sampah di sembarang tempat adalah cisir orang yang tidak “beradab”.
  • Pisahkan masing-masing jenis sampah, misalnya sampah organic dan non organik
  • Lakukan reduce (kurangi), re-use (gunakan kembali), recycle (olah kembali)
  • Jika belanja ke mall, toko atau super market, bawa tas kantong belanja sendiri, anda tidak harus selalu menerima bungkus plastik yang diberikan toko tersebut. Kebanyakan bungkus plastik hasil belanja tersebut selalu menjadi sampah.
  • Jika membeli produk pilihlah produk yang meminimalkan bungkus, seringkali suatu produk itu dibungkus secara berlebihan dan ini akan jadi sampah.
  • Belilah produk yang bisa diisi ulang, karena ini akan mengurangi sampah dari botol bekas kemasannya
  • Jika untuk bepergian, ke kantor atau sekolah, hindari beli air kemasan (aqua) di botol-botol kecil, akan lebih baik jika kita membeli botol permanen yang bisa dipakai berulang-ulang dan anda tinggal mengisi ulang airnya saja, tanpa perlu beli botolnya lagi.
  • Jika anda hendak tamasya atau rekreasi ke alam, selalu bawa kantong sampah sendiri, karena seringkali di tempat wisata tersebut tidak disediakan tempat sampah. Bawa pulang sampah non organic kita, jangan pernah meninggalkannya di alam.

that’s all! mari hidup bersih ^^)

 
Leave a comment

Posted by on May 1, 2013 in Artikel

 

Tags: , , , , , ,

Tegami『てがみ』

Gambar

Gambarwhen i see your eyes, my heart just beats a little faster. aww i think I fall in love with you, all the way you are. it’s just because you’re a good guy and you care. you know what?? I’m just shy looking at your staring eyes ^_^

Gambar

I like him for all the way he is, will he know and feel what I feel? just like a shooting star comes upon the roof and i wish the best wishes for me and him 🙂

Gambar

aah, you really know what I’m waiting for! a piece of paper which is the beginning of all these marvelous love stories of you and me.

“dear you, in wheresoever your heart stepped

I love my eyes when you look into them, I love my name when you call it, I love my heart when you love it, I love my life when you are in it”

my cheeks are blushing when I start to open that pink stuff with a love stamp, word by word I read it. my heart beats faster than before. Oh my goodness, is this you?

hands are not in their place, start to write the same letter to him. just simple I will say “you’re the one and only I wish upon the roof with a shooting star”

Gambar

we start living the marvelous love, seems all the flowers are red. just to represent our endless love. reddish like my cheeks when you start to stare at my eyes, as sweet as you, more than I could say.

Gambar

we have everything right? I’m so happy with it! you start to make a beautiful palace for me and our love. we live this beautiful life. I feel like I’m the one in this entire world

Gambar

waiting for the shooting stars and wishing for more with you. we both only.

“dear my hubby, I cannot promise to be your best in your life, but I promise to be in your side always

Gambar

Love is when I can meet you and complete your life

Love is when I can count on you and so you.

Love is when I can protect you

if my heart was a compass you’d be the north

if my heart was a house you’d be home

Gambar

when we live together, in a beautiful palace we made. and I can be in your side although it’s only my soul with you.

till’ the end of time

Gambar

 
Leave a comment

Posted by on April 19, 2013 in Artikel

 

Tags: , , , , ,

a bit about Sapardi Djoko Damono

sdd

Sapardi Djoko Damono.

Sapardi Djoko Damono adalah salah satu sastrawan yang member sumbangan besar terhadap kebudayaan Masyarakat modern di Indonesia, sastrawan sekaligus Guru Besar Fakultas Sastra UI ini berusaha melanjutkan Tradisi puisi empat seuntai atau Kwantrin yang sudah ada sejak Jaman Pujangga baru seperti Amir Hamzah dan Chairil Anwar dan mulai hilang pada Zaman Modern saat ini.

Beliau Lahir di Solo pada tanggal 20 Maret 1940. Kegemarannya terhadap sastra sudah ada sejak beliau duduk di bangku SMP, dan melanjutkan SMA-nya dijurusan Bahasa dan Sastra,  karena kegemarannya terhadap sastra, setelah lulus dari bangku sekolah menengah atas Beliau melanjutkan Studi nya di UGM Jogjakarta jurusan Sastra Barat Fakultas sastra Universitas Gajah Mada, setelah lulus dari Fak.Sastra UGM beliau menjadi Dosen DI IKIP Malang Cabang Madiun selama 4 tahun, dilanjutkan menjadi Dosen Di Universitas Diponegoro Semarang selama 4 tahun juga, setelah itu Beliau mengajar DI Fakultas Sastra Universitas Indonesia.

Karya-karya beliau sangat indah dan bermakna, bnayak sekali puisi karya Prof.Sapardi Djoko Damono ini. Selain itu karya-karyanya bnayak mendapat penghargaan maupun menjadi juara, banyak juga yang sudah diterbitkan dalam buku-buku sastra. Contohnya saja kumpulan Sajak Sihir Hujan memperoleh Anugerah Puisi Poetra Malaysia , selain itu pak Sapardi Djoko Damono ini pernah mendapatkan penghargaan SEA Write pada tahun 1986 di Bangkok.

Super sekali ya Sastrawan yang satu ini, karya-karyanya tidak hanya merekah di negaranya sendiri tapi juga di Negara Orang 😀

Banyak sekali karya Sapardi Djoko Damono, namun yang paling saya suka adalah Puisi “Aku Ingin”, yang dulu saya masih ingat, puisi ini ada di buku Paket Bahasa Indonesia saat saya kelas (Lupa) 😀 sejak saat itu sampai saya SMA, that’s the only one poem I have read 😀 puisi yang sangat bermakna dan so sweet ini pernah menjadi ‘puisi untuk teman saya’ di bangu SMA 😀

Berikut ini adalah puisinnya:

Aku Ingin

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

dengan kata yang tak sempat diucapkan

kayu kepada api yang menjadikannya abu.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

dengan isyarat yang tak sempat disampaikan

awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

puisi yang dikemas dengan sederhana namun sarat dengan makna

 
Leave a comment

Posted by on April 18, 2013 in Uncategorized

 

Tags: , , ,

Semantic a coursebook – Author: James R. Hurford, Brendan Heasley, and Michael B. Smith

kuliah semantics itu seru, it’s more challenging than Morphology (It’s just my opinion) 😀 kalau ga baca buku ya mebi akan kesulitan, nah dapet nih buku semantic yang cukup lengkap dan bagus, terbitan Cambridge, penulinya James R. Hurford sama temen2nya…. nih link donwloadnya ada dibawah ini, yang berminat belajar semantic, I please you 😀

buku referensi untuk mata kuliah Semantic bisa di download disini

 
Leave a comment

Posted by on April 4, 2013 in Lesson

 

Tags: , , , , ,